Make your own free website on Tripod.com

 

  | SALAM | MUQADDIMAH | SHOLAWAT | AJARAN | MUJAHADAH | KONSULTASI | ALHIKAM | ARTIKEL::   
;
MUQADDIMAH
Assalaamu 'alaikum Wr. Wb.

 

    Ringkasan Isi :

 :: Muqaddimah

 :: Sholawat 

 :: Ajaran

 :: Mujahadah

 :: Konsultasi

 :: PSW

 :: Pendukung lainnya

       Segala puji bagi ALLOH Sang Pemberi anugrah kepada kita berupa Sholawat Wahidiyah beserta Ajaran Wahidiyah;  Sanjungan sholawat, salam, barakah yang sebanyak-banyaknya semoga senantiasa dilimpahkan ke pangkuan Junjungan kita Nabi Besar Muhammad, Pemberi syafa'at ummat di dunia dan akhirat; beserta para Shahabat dan Warganya; Salaman, ikraman, wamahabbatan kita haturkan kepada Jami'il Aqthob min awwalihim ila akhirihim, wabil-khushus Quthbul-aqthab fii hadzaz zamaan wa-a'waanihi wasaa-iri auliyaaillaahi Rodliyallohu 'anhum, dengan harapan semoga beliau-beliau tersebut berkenan (bi-idznillah) memberikan syafa'at, barakah, karamah, nadhrah dan do'a restunya kepada kita bersama, fid-diini wad-dun-ya wal-akhirah. Amiin.

Alhamdu Lillah, sejak tanggal 01 April 2006 Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah telah diberi kesempatan bekerjasama dengan Surat Kabar "HARIAN BANGSA" dengan memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan Sholawat Wahidiyah dan Ajarannya Namun karena Harian Bangsa sampai saat ini masih belum bisa beredar di seluruh tanah air sedangkan para Pengamal Wahidiyah sudah ada di setiap wilayah di Indonesia ini, bahkan sudah sampai ke luar negeri, maka agar materi-materi tersebut bisa dinikmati juga oleh para pengamal Wahidiyah dan para pemirsa di mana saja, maka melalui jaringan internet ini materi-materi tersebut ditayangkan. Harapan kami bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang memerlukannya.

Bagi pembaca materi di sini mungkin menemukan adanya perbedaan dengan yang termuat di Harian Bangsa. Perbedaan tersebut memang terjadi karena yang ditayangkan di sini adalah naskah-naskah asli yang dikirim ke Harian Bangsa sebelum diedit. Karena keterbatasan ruang dalam Harian Bangsa maka sebagian naskah diadakan perampingan yang tidak mengurangi pokok pembahasannya. 

Disamping itu website ini juga memuat materi dan artikel lain yang belum / tidak dimuat di Harian Bangsa. Seperti "Terjemah Al-Qur'an" Pengajian Al-Hikam, dan sebagainya, dengan harapan semoga lebih banyak manfaatnya.

     Dengan ini kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan, khususnya redaktor HARIAN BANGSA yang telah berkenan memuatnya disampaikan banyak terima kasih teriring do'a :

 JAZAAKUMULLOOHU KHOIROOTI WASA'ADAATID DUN-YA WAL-AKHIRAH. AMIIN. Mudah-mudahan ALLOH Subhanahu wata'ala menjadikannya sebagai sarana pembuka pintu hidayah dan ridlo-NYA bagi seluruh ummat manusia di manapun berada, sesuai dengan simbul perjuangan Wahidiyah berbunyi "FAFIRRUU ILALLOOH" (Larilah kembali kepada ALLOH). Amiin.

 

Wassalaamu 'alaikum Wr. Wb.

Selamat Meni'mati Sajian Kami


POKOK-POKOK PEMBAHASAN


:: SHOLAWAT WAHIDIYAH

Materi Pembahasan Sholawat Wahidiyah berisi :

 01. Pengertian Sholawat Wahidiyah;

 02. Naskah Sholawat Wahidiyah;

 03. Terjemah Sholawat Wahidiyah;

 04. Cara Pengamalan Sholawat Wahidiyah;

 05. Sejarah ringkas lahirnya Sholawat wahidiyah;

 06. Dasar dan Faedah Sholawat Wahidiyah.

Selengkapnya silakan klik di bawah ini dengan baca :

                        

:: Kembali ke atas

:: AJARAN WAHIDIYAH

Bismillahir Rahmaanir Rahiim

Tujuan pokok perjuangan Wahidiyah adalah mengajak ummat masyarakat untuk segera kembali sadar dan mengabdikan diri kepada Alloh Subhanahu Wata’ala dengan mengikuti dan menyadari kepada Junjungan kita Rosululloh Shollalloohu ‘alaihi wasallam syar’an wahaqiqotan, zhohiron wabathinan. Hal ini sesuai dengan yang senantiasa dikumandangkan suatu panggilan “FAFIRRUU ILALLOOH” (Larilah kembali kepada Alloh).

Ajakan tersebut tidak hanya dengan bentuk ajakan yang bersifat informatif seperti hanya penyampaian amalan, ajaran atau bimbingan saja, akan tetapi juga dengan bentuk pembimbingan praktis. Misalnya tekanan-tekanan tentang penerepan ikhlash LILLAH, iman / tauhid BILLAH, ittiba’ kepada Rosululloh Shollalloohu ‘alaihi wasallam (LIRROSUL), dan kepercayaan serta rasa penerimaan jasa dari Beliau Shollalloohu ‘alaihi wasallam (BIRROSUL) sangat diperhatikan. Tekanan terhadap penerapan tauhid BILLAH di sini tidak berarti memberi kelonggaran dalam pelaksanaan syari’at atau amaliah lahiriah. Karena penerapan LILLAH, LIRROSUL dan seterusnya adalah pelaksanaan syari’at. Sangat tidak dibenarkan dalam Ajaran Wahidiyah seseorang yang beranggapan bahwa jika sudah menerapkan BILLAH (haqiqat) diperbolehkan meninggalkan syari’at.

Ajaran Wahidiyah bukan merupakan ajaran atau aliran baru yang menyimpang dari ajaran Islam; melainkan berupa bimbingan praktis yang dirumuskan dari Al-Qur’an dan Al-Hadits dalam melaksanakan tuntunan Rosululloh Shollalloohu 'alaihi wasallam. Meliputi bidang Iman, bidang Islam dan bidang Ihsan. Mencakup segi syari’ah, segi haqiqah dan segi akhlaq.

Sebelum kita membahas satu persatu pengertian dan bagaimana penerapan AJARAN WAHIDIYAH, marilah kita renungkan dan kita fikirkan lebih dahulu tentang fungsi manusia dihidupkan oleh ALLOH Subhanahu Wata’ala di dunia ini.

Selengkapnya silakan klik di bawah ini dengan baca :

 

:: Kembali ke atas

:: MUJAHADAH WAHIDIYAH

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim

 MUQADDIMAH

 ALLOH (Subhanahu Wata’ala) memberi kepada setiap manusia dua rangkaian bentuk kekuatan. Kekuatan lahir dan kekuatan batin, kekuatan jasmani dan kekuatan rohani. Kedua-duanya harus digunakan oleh manusia untuk memperoleh keselamatan dan kebahagian hidup di dunia dan di akhirat. Hanya menggunakan kemampuan lahir saja berarti menyia-nyiakan pemberian ALLOH (Subhanahu Wata’ala) yang berupa kemampuan batin dan masih tersesat, kemudian terjerumus ke dalam jurang kehancuran. Begitu juga hanya menggunakan kekuatan batin saja juga termasuk penyelewengan, yakni tidak mensyukuri ni’mat pemberian ALLOH (Subhanahu Wata’ala) berupa kekuatan lahir dan oleh karena itu tidak akan mencapai apa yang dicita-citakan, terkecuali yang mendapat fadlol khusus dari ALLOH (Subhanahu Wata’ala) . Kemampuan rohani dan kemampuan jasmani harus digunakan seirama dan seimbang.

Akan tetapi sayangnya, kebanyakan manusia hanya kekuatan lahir yang digunakan paling menonjol. Sedangkan kemampuan batin, kemampuan rohani jauh terbelakang dibanding dengan aktifitas lahir. Padahal sebenarnya kemampuan lahir itu lebih terbatas jika dibanding dengan kemampuan rohani, sekalipun kekuatan lahir disediakan pengaturan - pengaturan dan dibuatkan persiapan - persiapan yang lengkap dan canggih. Disamping itu pada kekuatan lahir banyak dijumpai resiko-resiko yang lebih berat dibanding dengan penggunaan aktifitas batin. Dan penggunaan aktifitas batin itu tidak akan mengganggu pelaksanaan aktifitas lahir, bahkan menunjangnya. Kemampuan batin atau kemampuan rohani sebaliknya adalah luas sekali. Tidak terbatas, dan justru besar sekali menunjang kelancaran penggunaan kemampuan lahir. Semakin banyak, semakin tekun menggunakan kemampuan rohani, semakin besar pula potensi bathiniyah seseorang dan semakin dekat kepada ridlo ALLOH (Subhanahu Wata’ala) dan otomatis semakin mustajab.

Selengkapnya silakan klik di bawah ini dengan baca :

:: Kembali ke atas

:: KONSULTASI WAHIDIYAH

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim

Konsultasi Wahidiyah yang dimuat di sini adalah Tanya Jawab tentang Sholawat Wahidiyah dan Ajaran Wahidiyah yang dimuat dalam surat kabar "Harian Bangsa" sejak tanggal 15 April 2006. Hanya saja yang dimuat di sini masih merupakan bahan materi yang dikirim ke Redaksi Harian Bangsa. Yakni belum diedit. Sekalipun begitu maksud dan isinya tidak berbeda dengan yang telah diedit oleh Redaktor Harian Bangsa. Inilah cuplikannya :

Rubrik ini disediakan bagi para pembaca yang berminat untuk mengajukan pertanyaan tentang SHOLAWAT WAHIDIYAH DAN AJARANNYA. Silakan kirim pertanyaan via SMS ke hp. No. 081331259111, a.n KH Mohammad Ruhan Sanusi, no. 081335577399 a.n. K. Zainuddin Tamsir, malalui e-mail : dpppsw@telkom.net atau ke Sekretariat DPP PSW.  Jangan lupa menyebutkan nama dan kota.

 KONSULTASI WAHIDIYAH

Diasuh Oleh : KH MOHAMMAD RUHAN SANUSI

 Pertanyaan (01):

Assalamu ‘alaikum w.w.

Apakah Sholawat Wahidiyah termasuk thariqah mu’tabarah ? Dari mana sanad dan silsilahnya ? Mohon jawaban.

Nasir, Nganjuk. 08135903xxxx

Jawaban :

 

Selengkapnya silakan klik di bawah ini dengan baca :

               

:: Kembali ke atas

:: PENYIAR SHOLAWAT WAHIDIYAH

Penyiar Sholawat Wahidiyah didirikan oleh Romo KH Abdoel  Madjid Ma’roef Muallif Sholawat Wahidiyah pada awal tahun 1964, untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Penyiar Sholawat Wahidiyah berfungsi sebagai lembaga khidmah kepada Perjuangan Wahidiyah dan berbentuk organisasi kerja kemasyarakatan keagamaan. 

Penyiar Sholawat Wahidiyah Tingkat Pusat berkedudukan di wilayah Jawa Timur.

Selengkapnya silakan klik di bawah ini dengan baca :

               

 

:: Kembali ke atas

:: PENDUKUNG LAINNYA

Dalam Situs ini dilengkapi materi-materi lain sebagai pendukung kelancaran Penyiaran, Pembinaan dan Perjuangan Wahidiyah, yakni Perjuangan Kesadaran kepada Allah Subhanahu Wata'al bagi bangsa, dan ummat masyarakat Jami'al-alamiin. Antara lain :

01. Pengkajian Al-Hikam oleh Hadhratusy Syekh Muallif Sholawat Wahidiyah (buka di sini);

02. Mutiara hikmah dari Ayat-ayat Al-Qur'an, Al-Hadits dan Aqwalul 'Ulama. (Klik di sini);

03. Kisah teladan yang bisa diambil hikmahnya untuk pendekatan diri kepada Allah (Klik di sini);

04. Pengumuman dan berita kegiatan Wahidiyah; (Klik di sini);

 

:: Kembali ke atas

Disiarkan Oleh :

DEWAN PIMPINAN PUSAT PENYIAR SHOLAWAT WAHIDIYAH

Sekretariat :

Pesantren At-Tahdzib (PA), Rejoagung, Ngoro,

JOMBANG 61473 JAWA TIMUR

Fax : (0354) 326720 Telp : (0354) 326720 - 326721


Copyright @ wahidiyah.tripod.com 17-7-2006